Friday, November 25, 2016

Tips Upgrade RAM


Meng-upgrade RAM adalah langkah yang sering dilakukan oleh pengguna komputer ketika kinerja komputer dirasakan mulai melambat. Meskipun penyebab menurunnya kinerja komputer tersebut belum tentu dari kapasitas RAM yang sudah tidak memadai lagi, tetapi ada baiknya juga untuk meng-upgrade RAM bila memang mempunyai dana lebih. Berikut adalah beberapa tips dari penulis dalam menentukan RAM yang akan kita upgrade.

Seberapa Penting Peran RAM dalam Sistem Komputer ?

Sebelum kita mengupgrade RAM, alangkah baiknya kalau kita mengetahui terlebih dahulu fungsi RAM dalam sistem komputer yang kita pakai. RAM adalah singkatan dari Random Access Memory berfungsi sebagai penyimpanan data sementara yang akan diproses oleh Processor. Contohnya saat kita membuka suatu program, maka program tersebut akan diambil dari hardisk dan disimpan data-data yang dibutuhkannya di RAM ini. Semakin besar kapasitas dan kecepatan transfer data dari RAM yang terpasang akan membuat kinerja komputer semakin cepat dan stabil.

Periksa dulu RAM yang sekarang terpasang. 

Sebelum kita mengupgrade RAM, kita harus memeriksa dulu RAM yang sekarang terpasang. Caranya Klik kanan My komputer – Klik Properties, Pada Tab General dapat kita lihat jenis Processor dan RAM yang terinstall. Apabila RAM yang terpasang kurang dari 1GB, memang sudah saatnya Anda untuk meng-upgrade RAM. Apabila RAM terinstall lebih dari 1 GB akan tetapi kinerja komputer dirasakan sangat lambat, sangat mungkin penyebabnya dari komponen lain misalkan karena Processor yang overheat.

update:
untuk komputer generasi sekarang, sepertinya minimal RAM terpasang adalah 4GB ya.. 
apalagi klo sistem operasi yang kita pakai sudah menggunakan platform 64-bit.

Periksa Slot RAM dan Jenis RAM yang terpasang.

Untuk memeriksa slot RAM pada mainboard tentunya kita harus membuka dulu casing CPU. Setidaknya ada 5 Tipe RAM dengan Slot yang berbeda pula,yaitu:
  • RAM EDO (72 pin) digunakan pada komputer jadul sekelas Pentium 1. Dipasang pada slot jenis SIMM (single Inline Memory Module) jadi pin-nya cuma punya 1 sisi saja.
  • SDRAM (168 pin) digunakan pada komputer sekelas intel Pentium II dan Pentium III. Dipasang pada slot DIMM (Dual Inline Memory Module). SDRAM memiliki 2 buah celah (coakan) dibagian pin-pin kakinya.
  • DDR atau DDR1 (184 pin) Digunakan pada komputer kelas Intel P4 1,7 GHz – 2,4GHz) dan Dual Core. Bentuk fisiknya hampir sama dengan SDRAM, tetapi hanya mempunyai 1 celah (coakan) saja dibagian kakinya.
  • DDR2 (240 pin) digunakan pada komputer kelas Pentium 4 3.0GHz, Intel Pentium Dual Core dan Intel Core 2 Duo. Bentuknya mirip DDR1 hanya mempunyai 1 celah (coakan) saja tetapi kalau diperhatikan jarak dari celah ke pinggir berbeda dengan DDR1. Untuk DDR2 yang baru dapat dikenali yaitu dari bentuknya yang lebih pendek dibanding DDR1. Untuk soal kinerja tentu saja DDR2 lebih baik daripada DDR1.
  • DDR3 (240 pin) digunakan pada komputer generasi sekarang (sekelas Intel Core i ). Jumlah pin sama dengan DDR2 tetapi beda posisi coakannya. 
Untuk lebih jelasnya, tampilan fisik dari jenis-jenis RAM tersebut dapat dilihat pada gambar dibawah:

Transfer Rate (Bandwidth) RAM

Transfer rate merupakan kapasitas data yang dapat dikirimkan sebuah RAM ke Processor dalm satuan Megabytes/second (MB/s). Misal sebuah RAM DDR2 PC4200, maka RAM tersebut mempunyai transfer rate sebesar 4.266Mb/s atau dibulatkan menjadi 4200.

Dibawah ini adalah tabel lengkap perbandingan transfer rate dari beberpa jenis RAM


Perhatikan Platform Pada Motherboard

Untuk komputer sekarang banyak yang sudah mengunakan Dual Channel, yang artinya minimal terdapat dua keeping RAM identik pada satu motherboard. 1 keping RAM 4GB tetapi masih Single Channel, performanya akan kalah oleh 2 x 2GB RAM yang sudah menggunakan Dual Channel. Tetapi bukan berarti klo kita pasang 2 x2GB RAM berarti kita telah menggunakan Dual Chanel. Dual Channel adalah kemampuan dari chipset motherboardnya. Untuk mengetahui RAM kita menggunakan single chanel atau dual channel, kita bisa menggunakan aplikasi CPU-Z

Penjelasannya bisa dilihat pada video dibawah ini:




Pasanglah RAM yang Identik.

Apabila kita akan memasang lebih dari satu buah RAM, sebaiknya pasanglah RAM yang sama dalam hal kapasitas, transfer rate dan vendor pembuatnya, terutama apabila akan menggunakan fitur Dual Channel.

Dalam beberapa motherboard kadang terdapat 2 buah slot yang berbeda yaitu slot untuk RAM tipe DDR2 dan DDR3, dalam kasus ini sebaiknya gunakan RAM tipe DDR3 saja sebab selain kinerja DDR3 lebih baik daripada DDR2, harga RAM DDR3 juga lebih murah daripada RAM DDR2.

Contoh motherboard yang mendukung jenis RAM yang berbeda:


Itulah beberapa tips dari penulis dalam mengupgrade RAM. Semoga bisa membantu..

No comments:

Post a Comment